Melalui open booth tersebut, BPJS Ketenagakerjaan juga menyosialisasikan manfaat seluruh program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, mulai dari Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun, Jaminan Kematian, hingga Jaminan Kehilangan Pekerjaan bagi pekerja penerima upah. Sementara bagi pekerja pasar yang masuk kategori Bukan Penerima Upah, tersedia paket dasar perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian dengan iuran *mulai dari* Rp16.800 per bulan.
Selain itu, pekerja Bukan Penerima Upah dapat menambah program Jaminan Hari Tua dengan total iuran Rp36.800 per bulan. Program Jaminan Hari Tua memberikan manfaat berupa uang tunai sekaligus saat peserta memasuki usia pensiun, mengalami cacat total tetap, berhenti bekerja, atau meninggal dunia. “Jaminan Hari Tua juga menjadi tabungan jangka panjang bagi pekerja untuk masa depan,” ujar Tetty.
Menurut Tetty, pendekatan langsung di tengah aktivitas pasar mempermudah masyarakat mengakses layanan tanpa harus datang ke kantor cabang. Melalui open booth, peserta dapat melakukan pendaftaran, pembayaran iuran, pengecekan saldo Jaminan Hari Tua, hingga pemasangan aplikasi Jamsostek Mobile. “Open booth memungkinkan masyarakat mendapatkan layanan secara praktis dan fleksibel,” ucap Tetty.
