Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mencakup hampir 99 persen dari seluruh unit usaha di Indonesia dan melibatkan jutaan pelaku usaha komoditas serta usaha desa yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap infrastruktur digital, sistem tata kelola, dan pasar terstruktur.
Melalui kolaborasi ini, SCash memposisikan diri sebagai mitra ekosistem jangka panjang dengan menyediakan solusi teknologi yang bertujuan menghidupkan kembali dan memperkuat usaha komoditas agar dapat beroperasi secara lebih berkelanjutan, efisien, dan transparan.
Kolaborasi ini juga sejalan dengan upaya nasional dalam memperkuat perekonomian desa dan tata kelola komoditas. Dalam konteks tersebut, kemitraan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan pelaku usaha desa seperti Maulidan Akbar, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Usaha Desa Indonesia (APUDSI), yang berperan dalam merepresentasikan pelaku ekonomi akar rumput dalam prioritas pembangunan nasional.
“Komitmen SCash tidak hanya sebatas membangun platform teknologi,” ujar Michael Lee Eng Yew, CEO SCash.
