Inisiatif-inisiatif tersebut mencerminkan pendekatan ekosistem SCash yang lebih luas, antara lain:
●Mendukung pelaku usaha komoditas, koperasi, dan usaha desa melalui sistem digital yang terstruktur
●Memperkuat tata kelola dan transparansi dalam usaha berbasis komunitas
●Bermitra dengan institusi milik negara dan organisasi lokal terpercaya untuk menerjemahkan inovasi ke dalam implementasi nyata
Membangun Ekosistem yang Berkelanjutan
Selain itu, kolaborasi ini juga melibatkan PT Kliring Perdagangan Berjangka Indonesia (KPBI) sebagai anak usaha KBI, bersama PT Karya Jasa Internasional, Asosiasi Pengusaha Usaha Desa Indonesia (APUDSI), dan PT Daya Teknologi Nusantara dalam pengembangan serta pemanfaatan Sistem Resi Gudang (SRG).
Melalui integrasi sistem dan dukungan para mitra strategis, ekosistem resi gudang diharapkan menjadi lebih mudah diakses dan efisien, sekaligus meningkatkan nilai ekonomi komoditas lokal.
“Kerja sama ini bukan hanya seremonial, melainkan komitmen jangka panjang untuk memperkuat usaha komoditas dan mendorong pelaku usaha desa agar berkembang secara berkelanjutan di ekonomi formal Indonesia,” ujar Michael Lee. (bam)
