Menurut chef rona, memiliki sertifikat HACCP dan menjalankan nya sebagai pedoman kebersihan dan keamanam pangan di hotel sejak 2019 menjadi hal yang sangat membantu beradaptasi dengan penyediaan makanan dan melayani pasien di rumah sakit.
Selain kebersihan dan keamanan pangan, hal baru yang perlu dipelajari yaitu mengenai komposisi makanan yang seimbang, bernutrisi dan sesuai standard yang mencakup karbohidrat, protein, serat, vitamin dan mineral.
Chef Rona juga menambahkan bahwa prosedur pengolahan makanan di rumah sakit memiliki standar yang lebih ketat.
Pasien memiliki kondisi dan kebutuhan yang berbeda-beda, seperti diabetes, darah tinggi, kolesterol, asam urat, dan kondisi medis lainnya. Oleh karena itu, setiap hari tim dapur harus mempersiapkan bahan dan menu yang disesuaikan dengan tipe pasien.
Selain itu, perhatian khusus diberikan pada proses penyimpanan, kualitas bahan baku, kebersihan area dan peralatan dapur, proses memasak, hingga penyajian makanan kepada pasien.
“Jika saya harus mendeskripsikan pekerjaan ini, saya akan mengatakan serving with heart. Berbeda dengan pengalaman saya sebelumnya di hotel, peran ini menuntut pendekatan yang lebih personal dan empatik. Saya tidak hanya melayani segmen pelanggan yang berbeda, tetapi juga menghadapi tantangan baru dalam proses memasak dengan prosedur khusus yang disesuaikan dengan kondisi pasien. Melalui pengalaman ini, saya belajar untuk melatih kecerdasan emosional agar mampu merespons kebutuhan dan keluhan pasien dengan lebih responsif dan penuh perhatian,” ucap Chef Rona.
