Dalam konferensi pers, Jeffrey memastikan roda operasional BEI tetap berjalan normal. Proses pengambilan keputusan manajemen, kata dia, juga tidak akan terganggu.
“Kami juga menegaskan komitmen kami untuk membangun pasar modal Indonesia berkelas dunia tidak hanya setara dalam hal nilai perdagangan dan kapitalisasi pasar, tetapi juga setara dalam transparansi dan tata kelola,” terang dia.
Ia menambahkan, BEI terus meningkatkan transparansi dan tata kelola, sekaligus mencermati perkembangan terbaru terkait kebutuhan indeks global. Menurutnya, komunikasi intensif telah dilakukan dengan sejumlah penyedia indeks global.
“Kami sudah berkomunikasi dengan beberapa Indeks Provider Global, dan kami sudah menampung apa yang diharapkan, dan semua itu akan kami deliver dalam waktu secepat mungkin untuk memberikan kenyamanan dan perlindungan kepada seluruh investor, baik investor global maupun investor domestik kita,” katanya.
Sebelumnya, pada Jumat (30/1) pagi, Iman Rachman mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Direktur Utama BEI. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab atas kondisi pasar modal Indonesia yang mengalami tekanan dan penurunan tajam harga saham dalam beberapa waktu terakhir. (far)
