“Dengan ini kami menegaskan secara jelas dan tidak terbantahkan, bahwa Denada hanya memiliki dua orang anak kandung, yaitu Ressa dan Aisha. Segala bentuk pemberitaan, pernyataan, maupun narasi yang menyebutkan Denada memiliki anak selain Ressa dan Aisha adalah tidak benar, menyesatkan, dan berunsur fitnah,” lanjut pernyataan itu.
Manajemen Denada juga menyatakan tengah mempertimbangkan langkah hukum atas penyebaran informasi yang dinilai telah menggiring opini publik ke arah keliru dan merugikan secara personal maupun profesional.
“Manajemen dan keluarga Denada mempertimbangkan secara serius penggunaan upaya hukum baik pidana maupun perdata, termasuk namun tidak terbatas pada ketentuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,” tulis pihak manajemen.
Melalui kuasa hukumnya, Denada turut mengimbau masyarakat dan pengguna media sosial untuk menghentikan spekulasi yang tidak didukung bukti serta bersikap bijak dalam menyebarkan informasi.
“Kami mengharapkan kerja sama dan pengertian dari masyarakat luas untuk bersikap bijak dan bertanggung jawab,” tutup pernyataan tersebut.(Vinolla)
