“Saya sangat bersyukur mendapatkan beasiswa untuk menempuh S3. Ini adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan dengan kinerja dan kontribusi nyata,” ujarnya.
Dalam studi doktoralnya, Seala mengangkat disertasi berjudul “Isomorfisme Kelembagaan terhadap Peran Pemolisian Komunitas di Era Digital: Perbandingan Teoretis dan Empiris Negara Indonesia, New Zealand, dan Jepang”.
Penelitian ini menyoroti transformasi pemolisian komunitas di tengah perkembangan teknologi digital melalui perspektif perbandingan internasional.
Predikat cum laude diraih menjadi bukti dedikasi dan konsistensinya selama menempuh pendidikan. Seala menegaskan bahwa capaian tersebut tidak lepas dari dukungan keluarga, institusi, serta para pembimbing akademik selama proses studi.
“Semoga pencapaian ini bisa menjadi motivasi bagi anggota Polri lainnya untuk terus melanjutkan pendidikan setinggi mungkin, apalagi ketika ada kesempatan melalui beasiswa,” tuturnya.
Dengan diwisudanya Kompol Seala Syah Alam sebagai doktor, diharapkan lahir gagasan dan kontribusi strategis bagi penguatan pemolisian modern berbasis ilmu pengetahuan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan Polri di era digital. (Joesvicar Iqbal)
