Meningkatkan aliran capital inflow untuk memperkuat cadangan valas. Serta memastikan PDB Indonesia melaju kencang sebagai magnet utama bagi pemilik modal.
Kementerian Keuangan melihat ada korelasi langsung antara pertumbuhan ekonomi dengan stabilitas kurs.Ivestor global tidak hanya mencari keamanan, tetapi juga imbal hasil (return). Pertumbuhan ekonomi yang cepat adalah sinyal bahwa perusahaan di Indonesia produktif dan menguntungkan. Hal ini memicu investor menukarkan dolar mereka ke Rupiah untuk berinvestasi, yang secara otomatis meningkatkan permintaan terhadap mata uang kita.
Ekonomi yang melaju cepat biasanya didukung oleh konsumsi dan produksi yang kuat. Ini memberikan “bantalan” bagi nilai tukar saat terjadi ketidakpastian di Amerika Serikat atau Eropa. Strategi fiskal yang fokus pada pertumbuhan menciptakan persepsi positif bahwa pemerintah memiliki kendali penuh terhadap arah ekonomi, sehingga mengurangi aksi spekulasi dolar AS. (bam)
