“Oke bapak-bapak ibu-ibu selamat malam, kami dari Tim Klewang Polresta Padang mengucapkan selamat datang di Kota Padang tercinta,” ucapnya di dalam bus.
Sambil berjalan menyusuri lorong di antara kursi penumpang, ia perlahan mendekati bagian belakang bus tempat Een berada. Tanpa menimbulkan kecurigaan, ia kemudian menyebut identitas target secara langsung.
“Terutama untuk Adinda kita Een, selamat atas keberhasilannya telah melarikan diri kasus penganiayaan secara bersama-sama menghilangkan nyawa orang lain,” ujarnya tegas.
Suasana bus yang semula tenang mendadak berubah tegang ketika nama buronan disebut secara langsung. Een yang sebelumnya tampak santai berbaring terlihat panik setelah menyadari dirinya telah dikepung aparat.
Penangkapan berlangsung cepat dan tanpa perlawanan berarti. Petugas kemudian mengamankan tersangka untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Diketahui, Rahel Gusnaedi alias Een telah buron selama kurang lebih enam bulan sejak peristiwa penghilangan nyawa di kawasan Bypass, Kecamatan Kuranji, pada 13 September 2025.
