IPOL.ID – Presiden Prabowo Subianto menghadiri sesi roundtable Business Summit yang digelar US-ASEAN Business Council (US-ABC) di Gedung U.S. Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/2) waktu setempat. Dalam forum tersebut, disaksikan penandatanganan 11 nota kesepahaman (MoU) antara pelaku usaha Indonesia dan AS dengan total nilai mencapai USD38,4 miliar.
Agenda ini menjadi bagian dari rangkaian penguatan kemitraan ekonomi kedua negara. Penandatanganan dilakukan oleh perwakilan pemerintah dan sektor swasta, mencakup kerja sama di bidang mulai dari pertambangan dan hilirisasi, energi, agribisnis, tekstil dan garmen, hingga manufaktur furnitur dan pengembangan teknologi.
Mengutip keterangan BPMI Setpres, berikut daftar nota kesepahaman yang ditandatangani adalah sebagai berikut:
1. Memorandum of Agreement tentang Critical Mineral, ditandatangani oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani dan President & CEO Freeport-McMoRan Kathleen Quirk dan President Director PT Freeport Indonesia Tony Wenas;

