Pramono juga sempat melontarkan gurauan terkait kemungkinan dirinya turun langsung membersihkan gorong-gorong.
“Tadi saya sambil bercanda sama Pak JK ‘Pak JK kita ini dibesarkan dalam teknokrasi. Pasti Pak JK sama saya enggak mau masuk gorong-gorong, tapi yang bekerja adalah pikiran dan otaknya’. Pak JK ketawa,” katanya.
“Sekali-sekali Gubernur masuk gorong-gorong, saya mau aja Pak, tapi nanti wartawan malah kaget kalau saya masuk gorong-gorong,” imbuhnya.
Sementara itu, JK menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan agar tidak timbul dampak-dampak negatif akibat sampah.
“Masyarakat harus ikut bertanggung jawab menjaga kebersihan. PMI siap mendukung dan memberikan kontribusi nyata menjaga kebersihan,” katanya.
Menurutnya, banjir menimbulkan kerugian ekonomi yang sangat besar bagi masyarakat, mulai dari aktivitas usaha yang terhenti hingga pemborosan bahan bakar akibat kemacetan.
“PMI memulai dengan membantu masyarakat melalui alat sederhana, setiap rumah minimal memiliki satu sekop. Pesan saya, jangan membuang sampah sembarangan,” tuturnya. (far)

