Menurutnya, jika sekali kalah lagi dari empat laga itu semakin berat lolos final four. “Kalau kita kalah lagi, ya mungkin agak sulit buat kita lolos ke final four,” tambahnya.
Kekalahan bjb ini, menurut Risco karena hanya satu pemain asing, Anastasia Guerra. Sedangkan satu pemain asing yang baru, Giulia Angelina belum bisa diturunkan karena terkendala urusan nonteknis.
Sementara itu, bagi Jakarta Electric PLN Mobile, kemenangan ini semakin membuka peluang ke final four. Saat ini tim asuhan Chamnan Dokmai itu brrada di peringkat ketiga klasemen sementara menggeser Jakarta Popsivo Polwan, dari hasil lima kemenangan dari delapan laga dengan nilai 14.
Asisten pelatih Electric PLN, Ermansyah Erwiandi Manganang mengaku bersyukur bisa memenangkan laga dengan skor 3-0. “Tapi di sini banyak juga kita evaluasi . Pertandingan masih panjang, jadi kita harus lebih bagus lagi dari sebelumnya. Mudah-mudahan pertandingan selanjutnya kita bisa lebih bagus lagi,” ujar Manganang.
Electric masih akan melakoni empat laga. Dua laga di Bojonegoro menghadapi Medan Falcons dan Jakarta Popsivo Polwan, pekan depan, serta dua lainnya di Padepokan Voli Sentul bertemu Gresik Phonska Plus dan Jakarta Livin’ Mandiri.
