Sejalan dengan langkah tersebut, Sharp juga memperluas jangkauan bisnis ke pasar internasional dengan membuka peluang ekspor baru untuk produk AC buatan Indonesia ke Vietnam, dengan target kontribusi sekitar 10 persen di bulan Januari 2026.
Strategi ini menegaskan peran Indonesia sebagai basis produksi strategis Sharp di kawasan ASEAN sekaligus menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat kinerja bisnis jangka panjang dan daya saing regional.
“Dengan fondasi yang kuat di 2025, kami optimis 2026 akan menjadi tahun pertumbuhan yang lebih kuat bagi Sharp Indonesia, baik dari sisi inovasi, penetrasi pasar, maupun kontribusi terhadap industri elektronik nasional, tutup Andry. (Sol)
