“Kami hanya ingin semuanya kembali ke AD/ART. Kalau aturan dijalankan, hasilnya pasti baik,” kata Albertus.
Menariknya, Yakob mengakui bahwa ia telah didorong untuk maju sebagai calon ketua umum oleh sejumlah Pengprov, terutama dari kawasan Timur. Namun ia menegaskan masih mempertimbangkan keputusan tersebut.
“Saya masih pikir-pikir. Yang penting prosesnya bersih dulu. Setelah itu baru bicara soal calon,” ujarnya.
*Seruan Terakhir: Revisi SK atau Munas Berpotensi Tidak Diakui Daerah*
Silatnas memutuskan tetap berada di Jakarta hingga batas waktu 3×24 jam berakhir. Jika tidak ada perubahan dari PPKBI, mereka membuka opsi menyelenggarakan Munas atau Munaslub versi Pengprov.
“Kami tidak ke mana-mana. Kami tetap di sini. Kalau SK tidak dicabut atau direvisi, opsi Munaslub terbuka. Ini demi soliditas nasional kickboxing,” tegas Albertus.
Para pengprov berharap Ketua Umum PPKBI bergerak cepat melakukan konsolidasi, mengingat polemik menjelang Munas berpotensi menimbulkan krisis legitimasi dan fragmentasi organisasi jika tidak segera dibenahi. (bam)
