Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Tragedi Bocah SD di NTT Jadi Cermin Retaknya Akses Pendidikan Dasar
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > Tragedi Bocah SD di NTT Jadi Cermin Retaknya Akses Pendidikan Dasar
HeadlineNews

Tragedi Bocah SD di NTT Jadi Cermin Retaknya Akses Pendidikan Dasar

Bambang
Bambang Published 03 Feb 2026, 17:28
Share
3 Min Read
Ilustrasi, siswa SD di Ngada, NTT, meninggal dunia diduga karena tak mampu membeli buku dan alat tulis. Foto: Istcok @Rani Nurlaela Desandi
Ilustrasi, siswa SD di Ngada, NTT, meninggal dunia diduga karena tak mampu membeli buku dan alat tulis. Foto: Istcok @Rani Nurlaela Desandi
SHARE

IPOL.ID- Kematian seorang siswa sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengguncang nurani publik. Bocah berinisial YBS (10) itu diduga mengakhiri hidupnya karena tidak mampu membeli buku dan alat tulis kebutuhan paling dasar dalam dunia pendidikan.

Peristiwa memilukan tersebut tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga membuka kembali pertanyaan besar tentang kehadiran negara di ruang-ruang pendidikan paling rentan.

Anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief, menyebut tragedi ini sebagai alarm keras bagi sistem pendidikan nasional. Ia menilai kasus tersebut tidak bisa dipandang sebagai persoalan individual semata, melainkan kegagalan kolektif dalam memastikan hak belajar anak terpenuhi.

“Kita sangat prihatin. Ini alarm keras bahwa masih ada anak-anak yang tidak mendapatkan kebutuhan belajar paling mendasar. Negara harus hadir, tanpa kecuali,” ujar Habib, Selasa (3/2/2026).

Berdasarkan informasi yang diterima, peristiwa itu bermula ketika korban meminta perlengkapan sekolah kepada ibunya. Keterbatasan ekonomi keluarga membuat permintaan tersebut belum bisa dipenuhi. Situasi ini diduga menimbulkan tekanan berat bagi korban.

123Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Tragedi Bocah SD di NTT Jadi Cermin Retaknya Akses Pendidikan Dasar
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Direktur Sistem Informasi Universitas Islam Indonesia (UII) Mukhammad Andri Setiawan, S.T., M.Sc., Ph.D. (kanan) pada talkshow sesi Higher Education yang membahas strategi peningkatan produktivitas kampus melalui solusi digital, Selasa (27/1). Foto: Telkom Indonesia Telkom Perkenalkan Digitalisasi Pendidikan Berbasis AI di Yogyakarta
Next Article Petugas Bina Marga saat melakukan perbaikan jalan rusak akibat banjir.(Foto istimewa) Pemprov Geber Perbaikan 8.528 Titik Jalan Rusak di Jakarta Akibat Banjir

TERPOPULER

TERPOPULER
Ramalan Zodiak
Gaya hidup

Ramalan Zodiak 17 Mei: Mulai dari Cinta, Karier, Kesehatan hingga Keuangan

Nasional
Hari Ini Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Dzulhijjah 1447 H
17 May 2026, 11:45
Headline
Xabi Alonso Sepakat Latih Chelsea
17 May 2026, 10:15
Kriminal
Manusia Silver Todong Pengendara di Kuta Diciduk Polisi
17 May 2026, 14:21
Nasional
Miris! Dugaan Child Grooming Terjadi di Dunia Pendidikan
17 May 2026, 12:23
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?