“Sekolah tidak boleh hanya fokus pada akademik. Guru perlu peka terhadap kondisi sosial muridnya, agar kemiskinan tidak berujung pada tragedi,” ujarnya.
Habib juga meminta pemerintah melakukan pendataan ulang kondisi ekonomi siswa, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), agar bantuan pendidikan benar-benar menjangkau mereka yang paling membutuhkan.
“Jangan sampai kita kehilangan generasi hanya karena kemiskinan dan kelalaian sistem. Ini tragedi yang seharusnya bisa dicegah,” pungkasnya.(Vinolla)
