Ia menegaskan bahwa kekhawatiran keamanan yang dikemukakan Israel tidak semestinya menjadi alasan untuk membatasi akses bagi UNDP, badan-badan PBB lainnya, maupun organisasi non-pemerintah internasional.
Gencatan senjata yang didukung Amerika Serikat telah berlaku di Gaza sejak 10 Oktober, menghentikan perang dua tahun antara Israel dan kelompok bersenjata Palestina.
Sejak Oktober 2023, konflik tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 72.000 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak serta melukai lebih dari 171.000 lainnya.
Namun, menurut Kementerian Kesehatan Gaza, sejak kesepakatan gencatan senjata diberlakukan, pasukan Israel masih melakukan ratusan pelanggaran berupa penembakan dan serangan, yang mengakibatkan 603 warga Palestina tewas dan 1.618 lainnya luka-luka. (far)

