IPOL.ID – Majelis Ulama Indonesia (MUI) memperingatkan pemerintah terkait rencana pengiriman pasukan TNI ke Gaza, Palestina. MUI mengkhawatirkan Indonesia akan terjebak dalam agenda hegemoni Amerika Serikat dan Israel jika misi tersebut masuk dalam kerangka pasukan stabilisasi, bukan perdamaian murni.
Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional MUI, Sudarnoto Abdul Hakim, menekankan perlunya kehati-hatian agar niat baik Indonesia tidak justru menjadi alat untuk menundukkan wilayah Gaza.
“Karena itu, Indonesia harus berhati-hati jika memang benar-benar akan mengirimkan tentara ke Gaza. Jangan sampai terperangkap atau terjebak dengan agenda hegemonik Amerika dan Israel yaitu menundukkan Gaza,” tegas Sudarnoto sebagaimana dikutip dari laman resmi MUI, Sabtu (14/2).
Menurut Sudarnoto, skema International Stabilization Force (ISF) umumnya berada di bawah kendali kekuatan global dan berorientasi pada stabilisasi wilayah pascakonflik.
Model operasi semacam ini, kata dia, kerap menyisakan agenda tersembunyi yang tidak selalu selaras dengan cita-cita perdamaian jangka panjang.
