IPOL.ID – Jagat media sosial X diramaikan oleh unggahan seorang kreator konten yang mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari Person in Charge (PIC) salah satu brand lokal ternama, Eiger. Utas tersebut viral dan memicu respons cepat dari pihak manajemen.
Kreator dengan akun @kforkinsley membagikan kronologi kerja samanya dengan brand tersebut pada 10 Februari 2026. Ia mengaku awalnya merasa bangga dan senang ketika dihubungi untuk menerima produk berupa tas sebagai bagian dari kolaborasi non-berbayar (gifted collaboration).
Menurut pengakuannya, kerja sama tersebut bukanlah paid partnership, melainkan pengiriman produk untuk dibuatkan konten. Karena memang menyukai produknya, ia segera membuat draft dan mengunggah konten tanpa adanya unsur yang menjelekkan brand.
Setelah konten tayang, pihak brand memberikan sejumlah masukan. Revisi yang diminta disebut hanya berupa penambahan tag akun resmi serta keterangan bahwa produk tersebut dikirim oleh brand. Ia mengaku telah menambahkan tag, sementara untuk keterangan “dikirimin” berencana mencantumkannya di konten berikutnya.
