IPOL.ID – Sebuah SMP Negeri di Subang mendadak tegang setelah salah seorang ayah murid yang juga dikenal sebagai konten kreator dengan akun Instagram @mangdans mendatangi sekolah untuk menegur guru yang diduga melakukan kekerasan terhadap anaknya.
Kejadian yang viral di media sosial itu bermula ketika anak dari sang konten kreator memanjat tembok sekolah hingga roboh.
Dalam unggahannya di Instagram, sang ayah mengakui kesalahan anaknya, namun menolak keras tindakan fisik yang dilakukan oleh guru terhadap para siswa.
“Saya akui anak saya salah gara-gara manjat tembok sampai roboh, tapi saya tidak suka cara guru sudah pakai kekerasan. Dan bukan anak saya saja yang kena gampar, delapan anak kena gampar,” tulis @mangdans dalam unggahannya, Rabu (5/11/2025).
Dalam video yang beredar, tampak seorang guru laki-laki menegur dan bahkan menampar seorang murid. Guru tersebut membela tindakannya dengan menyebut bahwa tamparan itu diberikan sebagai bentuk disiplin.
“Kalau anak bapak tidak nakal, kalau anak bapak baik-baik, saya tampar, saya yang salah,” ujar sang guru dalam video.
