Namun setelah viral dan menuai beragam respons publik, pihak Eiger disebut langsung menghubungi kreator melalui sambungan telepon untuk mendengarkan penjelasannya serta menyampaikan permintaan maaf.
Tak lama berselang, akun Instagram resmi @eigeradventurestore.id mengunggah klarifikasi terbuka. Dalam pernyataan tersebut, Eigerindo MPI selaku distributor resmi EIGER Adventure menyampaikan permintaan maaf kepada mitra KOL atas kejadian yang terjadi.
Manajemen juga menyatakan telah mengambil tindakan tegas terhadap PIC yang bersangkutan.
“Sebagai bentuk pertanggungjawaban kami, per hari ini PIC KOL yang bersangkutan sudah tidak lagi menjadi bagian dari kami,” demikian bunyi pernyataan resmi yang diunggah.
Eiger menegaskan komitmennya untuk menjaga profesionalisme, hubungan baik dengan mitra, serta kepercayaan pelanggan.
Kasus ini kembali memantik diskusi di media sosial mengenai etika kerja sama antara brand dan kreator konten, terutama dalam kolaborasi non-berbayar yang kerap terjadi di industri pemasaran digital.(Vinolla)
