IPOL.ID – Sebanyak 46 Rukun Tetangga (RT) di wilayah Jakarta Timur masih terendam banjir hingga Minggu (22/3) siang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat genangan air dengan ketinggian berkisar antara 30 hingga 80 sentimeter akibat curah hujan tinggi dan meluapnya sejumlah sungai utama.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji menjelaskan kondisi ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Sabtu (21/3). Hal tersebut menyebabkan kenaikan signifikan pada Tinggi Muka Air (TMA) di beberapa pos pantau, seperti Pos Sunter Hulu (Siaga 2), serta Pos Pesanggrahan, Cipinang Hulu, dan Krukut Hulu yang berstatus Siaga 3.
“Penyebab banjir akibat curah hujan tinggi, dan meluapnya Kali Cipinang, Kali Cilangkap, dan Kali Sunter,” katanya, Minggu.
Hingga pukul 10.00 WIB, BPBD DKI terus menyiagakan personel untuk memantau situasi di lapangan.
Koordinasi intensif dilakukan bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, hingga Dinas Gulkarmat guna melakukan penyedotan air dan memastikan seluruh saluran pembuangan atau tali-tali air berfungsi optimal.
