“Tidak semua daerah siap dengan skema sekolah daring. Kalau dipaksakan, justru akan memperlebar kesenjangan pendidikan,” jelasnya.
Atas dasar itu, Ari menilai keputusan tersebut merupakan langkah yang realistis dengan mempertimbangkan kondisi riil di lapangan.
“Kami menilai keputusan untuk membatalkan kebijakan ini sangat tepat dan realistis,” tandasnya. (Sofian)

