Pada kesempatan yang sama, Chief Marketing Officer Danantara Asset Management, Dendi Tegar Danianto, menyampaikan bahwa pelayanan adalah jiwa (soul) dari sebuah institusi. Hal ini dapat diukur dari Customer Experience (CX) Framework. Danantara memiliki ekspektasi besar untuk membawa BUMN di bawah naungannya menjadi entitas yang berkelas dunia melalui layanan yang unggul, salah satunya Pegadaian.

“Pelayanan bukan sekadar prosedur, melainkan nilai yang hidup dalam setiap individu. Kita perlu memastikan paradigma dan budaya pelayanan itu menjadi pegangan dari para rekan-rekan yang berhubungan langsung dengan konsumen. Dengan CX100 harapannya kita bisa mengukur apa yang dibutuhkan nasabah dan apa yang perlu kita lakukan kedepan, dari experience mereka,” ungkap Dendi.
Transformasi ini melengkapi perjalanan strategis Pegadaian. Setelah sukses melewati berbagai tahap transformasi, mulai dari Transformasi Fisik dengan standarisasi outlet, Transformasi Bisnis melalui Layanan Bank Emas, dan Transformasi Digital yang ditandai dengan peluncuran aplikasi Tring!, kini Pegadaian memasuki pilar pamungkas dengan Transformasi Sumber Daya Manusia.
