Sebagai penutup, Jamdatun menyatakan bahwa pembangunan WBBM adalah ujian nyata bagi profesionalisme jajaran Jamdatun demi menjaga marwah institusi dan kepercayaan publik. Ia memerintahkan seluruh jajaran untuk segera mengeksekusi rencana aksi yang konkret dan melaporkan capaian secara objektif, karena evaluasi langsung akan dilakukan terhadap progres di setiap unit kerja.
“Tujuan akhirnya bukan sekadar mengejar predikat semata, melainkan membangun budaya kerja yang bersih dan melayani secara permanen demi penguatan institusi Kejaksaan Republik Indonesia,” pungkasnya. (Yudha Krastawan)
