“Kedatangan bus 8 armada dan penumpang 58,” ujarnya.
Sedangkan untuk keberangkatan, terdapat 15 penumpang yang dilayani oleh delapan bus AKAP.
Terpantau di lokasi menunjukkan aktivitas arus balik mulai terlihat dengan kedatangan bus AKAP yang cukup ramai. Penumpang tiba tampak membawa berbagai barang bawaan seperti koper, tas ransel, kardus hingga buah tangan.
Pada area keberangkatan, sejumlah calon penumpang masih terlihat rela menunggu jadwal bus AKAP tujuannya masing-masing di kursi di area tunggu calon penumpang yang tersedia di dalam terminal.
Kendati mobilitas tinggi, situasi terminal dinilai masih terkendali dengan penjagaan dari petugas serta relawan. Secara nasional, Kementerian Perhubungan mencatat adanya peningkatan jumlah pemudik yang menggunakan angkutan umum pada periode Lebaran 2026.
Berdasarkan data Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026, jumlah penumpang meningkat 8,58 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
“Pemudik dengan angkutan umum hingga hari Lebaran masih cukup tinggi, tetapi masih tetap terkendali. Moda transportasi terbanyak yang digunakan masih dengan moda kereta api,” terang Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan, Ernita Titis Dewi, dalam keterangannya, Senin (23/3).
