Memasuki 28 Maret 2026, pergerakan pelanggan masih berlangsung. Hingga pagi hari, sebanyak 196.615 pelanggan KA Jarak Jauh telah dijadwalkan berangkat dengan okupansi sementara 120,3 persen dan masih berpotensi bertambah.
Anne menjelaskan bahwa tingkat okupansi yang melampaui 100 persen merupakan karakteristik operasional perjalanan kereta api jarak jauh.
“Dalam satu perjalanan, pelanggan naik dan turun di berbagai stasiun sehingga satu kursi dapat digunakan lebih dari satu pelanggan pada relasi berbeda,” kata Anne.
KAI mengajak masyarakat untuk memanfaatkan alternatif jadwal keberangkatan maupun relasi perjalanan yang masih tersedia.
Tidak hanya itu, tersedia Promo Silaturahmi berupa diskon tiket 20 persen untuk kelas eksekutif yang berlaku pada periode 25 Maret hingga 1 April 2026.
Beberapa kereta api dengan tingkat pemesanan tinggi selama periode Lebaran antara lain KA Joglosemarkerto, KA Airlangga, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Kahuripan, KA Rajabasa, dan KA Jayakarta.
“Pergerakan pelanggan di berbagai stasiun antara memberikan peluang ketersediaan kursi. Perjalanan tetap dapat direncanakan dengan lebih fleksibel,” pungkas Anne. (Joesvicar Iqbal)

