IPOL.ID – Kisah seorang kakek berusia sekitar 83 tahun di Desa Orahua, Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias, mendadak viral setelah meteran listrik di rumahnya ditarik oleh petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN). Peristiwa tersebut memicu perhatian warga karena dinilai memberatkan pasangan lansia yang hidup sangat sederhana.
Menurut keterangan keluarga, kejadian itu bermula ketika sejumlah petugas PLN datang ke rumah pasangan lansia tersebut. Kedatangan mereka membuat warga sekitar ikut berkumpul karena khawatir dengan kondisi sang kakek dan istrinya yang sudah lanjut usia.
Sebelumnya, pada Februari 2025, pasangan lansia itu sempat meminta bantuan kepada petugas agar meteran listrik mereka bisa masuk dalam kategori subsidi. Permohonan tersebut disebut telah disetujui sehingga sejak saat itu mereka berusaha menggunakan listrik sehemat mungkin.
Di rumah sederhana itu hanya terdapat tiga lampu berdaya rendah dan satu rice cooker sebagai peralatan listrik utama. Karena penggunaan listrik yang sangat minim, token listrik yang terakhir diisi pada Desember 2025 masih bertahan hingga lama.
