IPOL.ID – Presiden Prabowo Subianto menghadiri langsung pengumuman sejumlah kerja sama strategis antara pelaku usaha Indonesia dan Jepang dalam Forum Bisnis Indonesia-Jepang di Imperial Hotel Tokyo, Senin (30/3). Sebanyak 10 nota kesepahaman (MoU) diteken dengan total nilai mencapai USD23,63 miliar atau sekitar Rp401,71 triliun.
Dalam forum tersebut, perwakilan perusahaan dari kedua negara secara bergantian memaparkan poin-poin kolaborasi di hadapan Presiden.
Momen ini dinilai sebagai simbol kuat komitmen dunia usaha kedua negara untuk memperluas kerja sama konkret, sekaligus mencerminkan tingginya kepercayaan investor Jepang terhadap prospek ekonomi Indonesia.
Sejumlah kerja sama yang diumumkan mencakup pengembangan industri berbasis energi bersih seperti produksi metanol dari emisi karbon, kerja sama eksplorasi dan pengembangan sektor minyak dan gas, pengembangan energi panas bumi, hingga penguatan ekosistem keuangan inklusif dan investasi strategis.
Adapun daftar nota kesepahaman yang diumumkan adalah:
