IPOL.ID – Sebuah drone milik Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) berhasil menghantam kapal induk milik Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln (CVN-72).
Pernyataan tersebut seperti disiarkan televisi pemerintah Iran pada Kamis (5/3), namun tanpa disertai rincian tambahan mengenai waktu maupun dampak serangan, demikian dikutip dari AFP.
Sebelumnya, IRGC juga sempat menyatakan bahwa mereka berhasil menargetkan kapal induk tersebut. Namun pihak Pentagon membantah klaim itu dan menyebut rudal yang diluncurkan tidak mendekati sasaran.
Menanggapi gempuran AS dan Israel yang dimulai sejak 28 Februari lalu, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan negaranya tidak akan mundur. Dalam wawancara dengan NBC News, Araghchi menyatakan Teheran siap menghadapi potensi invasi darat.
Araghchi menyebut upaya invasi ke wilayah kedaulatan Iran akan menjadi “bencana” bagi musuh-musuh Republik Islam tersebut.
“Kami sedang menunggu mereka,” ucapnya.
“Kami yakin bahwa kami dapat menghadapi mereka dan itu akan menjadi bencana besar bagi mereka,” lanjut dia.
