“Melalui Wellbeing Center, kami ingin memastikan bahwa dukungan terhadap perkembangan emosional dan psikologis siswa diberikan secara proaktif dan profesional. Ketika siswa merasa aman, mereka akan lebih percaya diri untuk bertanya, mengeksplorasi, dan bertumbuh,” kata Gerald Donovan, Kamis (5/3/2026).
Pada jenjang Secondary atau tingkat SMP dan SMA, siswa menghadapi tuntutan akademik yang semakin kompleks bersamaan dengan fase penting dalam perkembangan diri mereka. Karena itu, keseimbangan antara tantangan intelektual dan stabilitas emosional menjadi hal yang krusial.
Secondary Principal Binus School Serpong, Corey Allison, menegaskan bahwa prestasi akademik tidak dapat dipisahkan dari kesejahteraan emosional siswa.
“Wellbeing Center memastikan bahwa ketika kami menantang siswa secara intelektual, kami juga memiliki komitmen yang sama kuatnya dalam menjaga keseimbangan emosional mereka. Prestasi akademik dan wellbeing harus berjalan beriringan,” katanya.
Lebih dari sekadar fasilitas fisik, Wellbeing Center juga menjadi fondasi bagi Wellbeing Programme yang diterapkan secara berkelanjutan mulai dari jenjang Early Years hingga Secondary.
