Harga minyak mentah dunia resmi tembus level US$100 barel per hari pada Minggu (8/3), imbas perang AS-Israel ke Iran.
Lonjakan itu sekaligus menjadi rekor tertinggi sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022 lalu.
Melansir CNN, lonjakan harga minyak mentah terjadi seiring meningkatnya kekhawatiran investor bahwa perang yang diinisiasi AS dan Israel ke Iran akan memiliki dampak panjang. Hal tersebut memicu pembatasan berkepanjangan pada aliran distribusi minyak Timur Tengah.
Kendati demikian, harga minyak dunia anjlok lebih dari 6 persen pada perdagangan Selasa (10/3) ini.
Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent turun US$6,51 atau 6,6 persen menjadi US$92,45 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS merosot US$6,12 atau 6,5 persen ke level US$88,65 per barel. (bam)
