IPOL.ID-Amerika Serikat disebut mulai mengalami kekurangan persediaan rudal penting, termasuk rudal serang darat Tomahawk dan rudal pencegat SM-3, di hari kelima berperang melawan Iran, Rabu (4/3)
Menurut laporan CNN, seorang pejabat senior AS membocorkan bahwa Washington memperkirakan serangan ke Iran akan meningkat dalam 24 jam ke depan. Namun, di saat bersamaan pejabat itu juga mengatakan persediaan rudal dan pencegat AS semakin menipis.
Dilansir The Middle East Monitor (MEMO), serangan gabungan AS-Israel fase pertama ke Iran pada 28 Februari lalu memang berhasil melemahkan pertahanan Iran.
Fase berikutnya diperkirakan akan menargetkan fasilitas produksi rudal, pesawat tanpa awak, serta kemampuan angkatan laut Iran.
Operasi militer AS ke Iran ini berlangsung kala Pentagon memang sudah menghadapi kekurangan rudal Patriot, karena sebagian besar persediaan telah digunakan untuk mendukung pertahanan udara Ukraina selama empat tahun perang dengan Rusia.
Bocoran pejabat AS ini mengindikasikan jika serangan terhadap Iran berlanjut lebih dari 10 hari, persediaan sejumlah rudal penting milik AS bisa benar-benar mulai menipis.
