Selain itu, pemerintah mencatat adanya penurunan jumlah jamaah yang berangkat umroh setelah imbauan penundaan tersebut disampaikan kepada masyarakat.
Dahnil menilai penurunan tersebut menunjukkan sikap kehati-hatian masyarakat dalam mempertimbangkan faktor keselamatan di tengah perkembangan konflik di kawasan Timur Tengah.
Pemerintah menegaskan akan terus memantau situasi keamanan di kawasan tersebut sebelum memutuskan kebijakan lebih lanjut terkait keberangkatan jamaah umroh dari Indonesia. Jika kondisi dinilai sudah aman dan stabil, pemerintah akan kembali membuka kesempatan keberangkatan secara normal.(Vinolla)
