IPOL.ID – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), Zainal Arifin menekankan bahwa kesiapan sumber daya manusia (SDM) serta sistem pengawasan yang kuat menjadi faktor kunci dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) pertama di Indonesia, termasuk dalam aspek pengelolaan limbah nuklir yang aman dan berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Zainal saat memberikan pemaparan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Akselerasi Kesiapan Sumber Daya Manusia dan Kelembagaan Menyongsong Pembangunan PLTN Pertama” yang digelar di Gedung B.J. Habibie, mengutip Rabu (11/3/2026).
Menurut Zainal, pembangunan PLTN tidak hanya berfokus pada teknologi reaktor, tetapi juga pada kesiapan SDM yang memiliki kompetensi khusus, mulai dari rekayasa nuklir, proteksi radiasi, hingga pengelolaan limbah radioaktif. “Keberhasilan pembangunan PLTN bukan semata soal teknologinya saja, tetapi soal kesiapan manusia dan kelembagaannya. Jika SDM tidak disiapkan sekarang, Indonesia hanya akan menjadi pengguna, bukan pengendali teknologi,” ujarnya.
