Ia menambahkan, setiap titik SPPG yang terbukti diperoleh melalui transaksi ilegal otomatis tidak akan diverifikasi. Selain itu, calon mitra terkait juga akan diblokir dari sistem resmi pendaftaran mitra BGN.
Di sisi lain, BGN juga menemukan adanya pola lain yang diduga sebagai modus untuk memperoleh verifikasi. Beberapa pihak disebut membangun dapur terlebih dahulu, lalu mengaku menjadi korban penipuan agar dianggap layak diverifikasi sebagai mitra program MBG.
“Ada modus pura-pura membangun dulu, kemudian pura-pura ditipu gitu ya supaya yakin diverifikasi, tetapi ada juga yang benar-benar kena tipu, seperti kemarin ada orang yang datang ke saya, ‘Pak, saya ditipu, dapur saya sudah jadi, tetapi saya ditipu, enggak masuk ke dalam sistem.’ Kemudian saya tanya, penipunya siapa? Kalau ada, laporin dong, saya pengin tahu untuk membedakan modus dan yang benar,” ujarnya.
Jika seseorang mengaku ditipu tetapi tidak dapat menunjukkan identitas pelaku atau bukti laporan, BGN memastikan hal tersebut sebagai modus.
