Anton mengungkapkan, sehari sebelum kejadian, almarhum yang juga menjabat sebagai Kanit Lantas Polsek Gedongtengen sempat mengeluhkan kondisi tubuhnya yang kurang fit. Keluhan tersebut disampaikan kepada Panit Intel Polsek Tegalrejo, Ipda Aris Purwanto.
“Sehari sebelumnya memang mengeluh terkait kondisi badan beliau, diduga karena kelelahan dan sempat masuk angin,” jelas Anton.
Ia menambahkan, sejak dimulainya Operasi Ketupat Progo pada 13 Maret 2026, Iptu Nur Alim diketahui aktif menjalankan tugas sebagai Kepala Pos Pengamanan dengan jam kerja yang cukup panjang.
“Beliau aktif bertugas dari pagi hingga malam, bahkan sampai pukul 24.00 WIB,” ungkapnya.
Hingga kini, pihak rumah sakit belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti meninggalnya Iptu Nur Alim.
Pihak Polresta Yogyakarta pun menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian almarhum.
“Kami dari Polresta Yogyakarta mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya dan semoga beliau ditempatkan di sisi-Nya,” kata Anton.
Operasi Ketupat Progo 2026 merupakan agenda tahunan pengamanan arus mudik, balik, serta libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Operasi ini berlangsung sejak 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan puluhan pos pengamanan di titik-titik strategis guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.(Vinolla)
