Setelah berhasil masuk, sang ayah ditemukan sudah dalam kondisi tewas bersimbah darah. Sementara ibunya mengalami luka berat dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Sejumlah barang berharga dilaporkan raib, di antaranya gelang emas yang melekat pada tangan korban serta dua unit kunci mobil.
Ermanto Usman diketahui merupakan Ketua Paguyuban Pensiunan Karyawan JICT. Selain itu, ia juga dikenal sebagai pengamat pelabuhan.
Ia juga mengungkap dugaan kasus korupsi terkait pengelolaan pelabuhan. Laporan tersebut telah ia sampaikan secara resmi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (far)
