Sementara itu, salah satu jebolan MilkLife Soccer Challenge, Albianca Raula mengaku mimpinya menjadi pesepakbola profesional sangat terbantu dengan adanya turnamen ini. Bukan hanya sekadar kompetisi 7 vs 7, tapi berbagai rangkaian seperti Skill Challenge, MilkLife Soccer Extra Training, MilkLife Soccer Challenge All-Stars membuat kualitas teknik serta mentalnya semakin terasah untuk terus menjadi lebih baik.
“MilkLife Soccer Challenge sangat membantu saya untuk menekuni dunia sepak bola, hingga saya sempat masuk seleksi Timnas Wanita untuk Piala AFF U-16. Bagi pesepakbola putri belia seperti saya jadi memiliki wadah sehingga kami terus termotivasi untuk menggapai mimpi. Karena tidak hanya berhenti di MLSC saja, tapi turnamen berjenjang seperti Piala Pertiwi dan Hydroplus Soccer League,” ujar atlet putri yang mulai mengikuti MilkLife Soccer Challenge sejak bersekolah di SDN Kebagusan 03 Jakarta.
Senada dengan Albianca, Ika Wonda merasa bersyukur bisa merumput di MilkLife Soccer Challenge tatkala ia mengenyam pendidikan di SD Kristen Manahan, Solo. Sebab dari turnamen ini, ia juga mampu merasakan ketatnya pertandingan taraf internasional pada JSSL Singapore 7’s 2025 dan membawa timnya meraih gelar runner-up. Ia berharap agar virus positif MilkLife Soccer Challenge untuk menyebarkan kecintaan bermain sepak bola semakin meluas, serta menemukan lebih banyak bibit-bibit potensial pesepakbola Tanah Air.
