Iksarudin menambahkan Ramadan bukan hanya menjadi momentum memperbanyak ibadah, tetapi juga kesempatan untuk memperluas manfaat bagi sesama. Melalui kegiatan employee volunteering, BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Menara Jamsostek ingin menumbuhkan budaya berbagi yang berkelanjutan. “Kami berharap kegiatan sederhana ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat. Semoga semangat berbagi dapat terus tumbuh, tidak hanya pada bulan Ramadan tetapi juga pada waktu-waktu lainnya,” kata Iksarudin.
Iksarudin mengatakan, selain menghadirkan kepedulian sosial, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi para pegawai untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus mengenalkan peran BPJS Ketenagakerjaan. Dalam kesempatan tersebut, beberapa pegawai turut memberikan informasi singkat mengenai pentingnya perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi para pekerja.
Menurut Iksarudin, sebagai lembaga penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan saat ini menjalankan lima program perlindungan bagi pekerja, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), serta Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Program tersebut dirancang untuk memberikan perlindungan finansial ketika pekerja menghadapi berbagai risiko kerja, mulai dari kecelakaan hingga kehilangan penghasilan.
