“Negara dipandang perlu untuk secara serius menganggarkan dan menginvestasikan program edukasi yang masif kepada masyarakat. khususnya kepada orang tua dan lingkungan sekolah, terkait perlindungan anak di ruang digital,” tukasnya.
Dia katakan, edukasi menjadi faktor kunci agar kebijakan yang telah ditetapkan tidak berhenti pada tataran administratif, tetapi dapat berjalan efektif dalam praktik.
Menurutnya, tanpa adanya edukasi yang sistematis dan berkelanjutan kepada orang tua dan institusi pendidikan, implementasi regulasi dinilai berisiko tidak optimal.
“Perlindungan anak harus dimulai dari lingkungan terdekat, yaitu keluarga dan sekolah”.
Komnas PA juga menyatakan kesiapan untuk mendukung pemerintah dalam pelaksanaan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat secara luas. Hal ini guna memastikan perlindungan anak di ruang digital dapat berjalan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Dalam penguatan implementasi kebijakan tersebut, Komnas Perlindungan Anak mendorong pengawasan yang ketat terhadap platform digital, dan penerapan sanksi tegas bagi pihak yang tidak patuh.
