Menag berharap, masa Prapaskah yang beriringan dengan suasana Idulfitri ini dapat menjadi ruang bersama untuk memperkuat solidaritas lintas iman. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak berhenti pada ritual keagamaan semata, tetapi melanjutkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
“Momentum ini harus menjadi pengingat bahwa nilai-nilai kebaikan tidak berhenti pada satu perayaan. Baik Ramadan maupun Prapaskah mengajarkan kita untuk terus menjaga kejujuran, keadilan, toleransi, dan kebersamaan dalam kehidupan berbangsa,” pungkasnya. (ahmad)

