Sebelumnya Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi telah memberikan peringatan keras kepada pemerintah Inggris. Melalui platform X, Araghchi mengkritik kebijakan Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, yang memberikan lampu hijau bagi AS untuk menggunakan pangkalan-pangkalan militer Inggris dalam melancarkan agresi terhadap Iran.
Araghchi menilai keputusan Inggris mengizinkan pangkalan militernya digunakan untuk menyerang Iran adalah langkah yang membahayakan keamanan warga Inggris sendiri.
“Sebagian besar rakyat Inggris tidak ingin terlibat dalam perang pilihan Israel-AS terhadap Iran. Dengan mengabaikan rakyatnya sendiri, Starmer membahayakan nyawa warga Inggris dengan mengizinkan pangkalan-pangkalan Inggris digunakan untuk agresi terhadap Iran. Iran akan menggunakan haknya untuk membela diri,” tulis Araghchi. (far)

