Sementara itu, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UB, Prof. Yusuf Hendrawan, STP., M.App.Life.Sc., Ph.D yang dalam kesempatan ini diwakilkan oleh Wakil Dekan III, Dr. Ir. Mochamad Bagus Hermanto, S.TP., M.Sc., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin.
Menurutnya, sinergi antara kampus dan industri menjadi langkah penting dalam menghadirkan ruang akademik yang terbuka dan berimbang, sekaligus mendorong mahasiswa untuk berkontribusi melalui riset, inovasi, dan kajian ilmiah.
Diskusi yang berlangsung interaktif menunjukkan antusiasme mahasiswa dalam menggali isu keberlanjutan, tantangan global, hingga kontribusi sawit dalam sektor pangan, energi, dan kesehatan. Kegiatan ini juga menjadi momentum penandatanganan kerja sama sebagai komitmen penguatan kolaborasi edukasi ke depan.
Sebagai penutup, Sawit Academy EPS. UB menegaskan bahwa literasi sawit harus dibangun melalui pendekatan akademik, dialog terbuka, dan kolaborasi multipihak. Melalui sinergi antara Hai Sawit Indonesia, Universitas Brawijaya, dan dukungan BPDP, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya memahami sawit sebagai komoditas strategis nasional, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari yang perlu dikelola secara berkelanjutan, inovatif, dan bertanggung jawab. (bam)
