Namun, alih-alih meyakinkan publik, Matta menilai konteks video sang Perdana Menteri berada di kedai kopi di tengah situasi negara yang genting terasa tidak masuk akal secara logika politik.
“Benjamin Netanyahu muncul di kedai kopi. Dia melewatkan briefing militernya,” ucap Matta.
Berdasarkan keseluruhan analisis tersebut, Matta menyimpulkan bahwa video itu kemungkinan besar merupakan hasil manipulasi digital berbasis AI.
“Ini video palsu,” kata dia. (far)
