IPOL.ID – Tahukah Anda, apa itu Klang-kaling? Kolang-kaling berasal dari biji buah aren (Arenga pinnata) yang dibakar/direbus selama 3 jam untuk menghilangkan getah, lalu direndam air kapur selama 2-3 hari hingga teksturnya kenyal. Makanan kaya serat, kalsium, dan gelatin, ini, sering dijadikan campuran es, manisan, atau kolak, terutama saat Ramadan.
Berbagai Olahan Kolang-Kaling
Olahan kolang-kaling yang populer adalah manisan (merah/putih/hijau), kolak, setup, campuran es buah, hingga minuman sehat jahe. Kuncinya adalah mencuci bersih dan merebus kolang-kaling dengan daun jeruk/pandan untuk menghilangkan lendir dan bau. Manisan tahan lama di kulkas, ideal untuk takjil.

Teksturnya yang kenyal seperti permen yupi, membuat buah kolang-kaling disukai oleh berbagai kalangan. Berikut beberapa kreasi olahan kolang-kaling:
- Manisan Kolang-Kaling. Kolang-kaling direbus dengan sirup (cocopandan/frambozen), gula, dan daun pandan hingga meresap dan air menyusut.
- Kolang Kaling-Bunga Telang. Manisan dengan warna biru alami dari bunga telang, memberikan tampilan unik dan sehat.
- Kolak Kolang-Kaling. Kolang-kaling dimasak bersama pisang, ubi, santan, dan gula merah.
- Setup Kolang-Kaling. Kolang-kaling dimasak dengan kuah bening aromatik (kayu manis, cengkeh, pandan).
- Kolang-Kaling Sehat Jahe. Manisan dengan gula aren dan jahe, cocok untuk pereda nyeri sendi.
- Campuran Es/Minuman. Kolang-kaling manisan dicampur es buah, selasih, atau yogurt untuk kesegaran.
Tips Mengolah:
- Cuci Bersih:Cuci kolang-kaling berkali-kali hingga airnya bening dan keset.
- Rendam:Rendam dalam air cucian beras atau air jeruk nipis selama 1-3 jam untuk menghilangkan lendir.
- Rebus:Rebus dengan daun jeruk, daun pandan, atau jahe untuk menghilangkan bau asam.
Berbagai Manfaat Kolang-Kaling
