9. Kantong jenazah dengan nomor DVI I/B.TIM/009 teridentifikasi melalui data primer (sidik jari) dan data sekunder (properti dan medis), cocok dengan nomor AM 001 sebagai Arinjani Novita Sari, perempuan, 25 tahun, Tambun Selatan, Bekasi.
10. Kantong jenazah dengan nomor DVI I/B.TIM/010 teridentifikasi melalui data primer (sidik jari) dan data sekunder (properti dan medis), cocok dengan nomor AM 008 sebagai Nur Ainia Eka Rahmadhyna, perempuan, umur 32 tahun, alamat Tambun Selatan.
Sebelumnya, berdasarkan data dihimpun, terdapat 15 orang penumpang KRL yang meninggal dunia. Keseluruhan korban meninggal merupakan perempuan dewasa. Hal tersebut diutarakan oleh Kabiddokes Polda Metro Jaya, Kombes Martinus Ginting yang memberikan informasi update terkait jumlah korban jiwa insiden Kereta Api Argo Bromo Anggrek yang menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.
“Korban meninggal bertambah menjadi 15 orang,” ungkap Kombes Martinus, Selasa.
Sebanyak 10 dari 15 korban meninggal dunia kini masih dalam proses identifikasi oleh Tim gabungan Dokkes Mabes Polri, Polda Metro Jaya, dan Polres Bekasi Kota di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
