Karodokpol Pusdokkes Polri, Brigjen Pol Nyoman Eddy Purnama Wirawan menambahkan, hasil identifikasi hingga Selasa sore hari ini berdasarkan data primer.
“Teridentifikasi melalui data primer yaitu sidik jari dan data sekunder yaitu tanda medis dan properti atau benda kepemilikan,” tukas Brigjen Nyoman.
Hasil identifikasi terhadap 10 jenazah korban sebagai berikut:
1. Kantong jenazah dengan nomor DVI I/B.TIM/001 teridentifikasi melalui data primer (sidik jari) dan sekunder (medis dan properti), cocok dengan nomor AM 002 sebagai Tutik Anitasari, perempuan, umur 31 tahun, alamat Cikarang Barat, Bekasi.
2. Kantong jenazah dengan nomor DVI I/B.TIM/002 teridentifikasi melalui data primer (sidik jari) dan data sekunder (properti dan medis) dengan nomor AM 007 sebagai Harum Anjasari, perempuan, 27 tahun, alamat Cipayung, Jakarta Timur.
3. Kantong jenazah dengan nomor DVI I/B.TIM/003 teridentifikasi melalui data primer (sidik jari) dan data sekunder (properti dan medis), cocok dengan nomor AM 006 sebagai Nur Alimantun Citra Lestari, perempuan, 19 tahun, Pasar Jambi.
