“Tim kami sedang dalam misi darurat. Tapi terhambat, bahkan sempat terjadi cekcok. Akibatnya kami terlambat sekitar 10 menit,” ujar Sodik, Kamis (30/4/2026).
Usai video viral, Kopka Sujarwo bersama atasannya mendatangi kantor YDSF pada Rabu (29/4/2026) untuk memberikan klarifikasi. Dalam pertemuan tersebut, ia mengakui kesalahan dan menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada sopir ambulans.
“Saya atas nama Kopka Sujarwo menyampaikan permohonan maaf kepada pihak YDSF dan driver ambulans. Saya berjanji tidak akan mengulangi pelanggaran ini,” ucapnya.
Pihak YDSF menerima permintaan maaf tersebut dan menyatakan persoalan telah diselesaikan secara kekeluargaan.
“Sudah ada klarifikasi, yang bersangkutan juga mengakui kesalahan. Masalah ini kami anggap selesai,” tutup Sodik.(Vinolla)
