Meski berada sangat dekat dengan sumber ledakan, Sopingi beruntung tidak mengalami luka.
“Ledakan terjadi tiga kali, untungnya serpihan genteng tidak mengenai saya,” katanya.
Mendapat laporan warga, aparat kepolisian dari Polsek Besuki segera mendatangi lokasi untuk melakukan sterilisasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, meski kerugian material cukup terlihat.
Kapolsek Besuki, AKP Mokhamad Samsun, mengatakan ledakan terjadi saat korban mencoba mengevakuasi balon secara mandiri. Saat pertama kali jatuh, benda tersebut tidak langsung meledak.
“Ledakan terjadi saat balon akan diambil dari atas genteng. Saat jatuh pertama kali, tidak ada ledakan,” jelasnya.
Dari hasil olah TKP, polisi mengamankan balon plastik berukuran sekitar 6,5 meter dengan diameter 2,5 meter. Selain itu, ditemukan pula tiga petasan berukuran besar yang belum sempat meledak.
Petugas juga menemukan tulisan “Gareng Gank Tengah” pada badan balon, yang diduga menjadi petunjuk identitas kelompok pembuatnya. Namun, asal pasti balon tersebut masih dalam penyelidikan.
